Roki adalah otak kelompok bom Klaten itu sebelumnya kabur dari Rutan Polda Metro Jaya, 6 November 2012. Roki saat itu kabur dari tahanan dengan mengenakan cadar saat kedatangan 26 orang yang menjenguknya.
"Roki ditangkap aparat sekitar jam 19.00 WIB di Terminal Madiun," ungkap sumber detiksurabaya.com, Senin (10/12/2012).
Pria itu disergap anggota Densus AntiTeror 88 saat menumpang Bus Mira jurusan Surabaya menuju Yogyakarta. "Saya lihat seorang lelaki berjaket hitam dan berperawakan kecil diringkus oleh dua lelaki saat turun dari Bus Mira", terang Sutini (48), warga Kelurahan Tawangrejo Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun yang sehari-hari berjualan rokok.
Seseorang yang dikawal dua orang turun dari bus itu kata dia, tangannya dalam keadaan terborgol langsung dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna silver yang sudah menanti sekitar 4 orang. Dan ada mobil lain yang ikut mengawal.
Saksi lain menyatakan mobil Avanza tersebut bernopol depan L (Surabaya) dan satu lagi mobil bernopol AG. "Ada dua mobil," kata kata Riyanto, sopir mobil sewaan yang tengah mencari penumpang di terminal.
Namhn Riyanto mengaku tidak tahu peristiwa yang sedang terjadi. "Saya tidak tahu yang ditangkap itu teroris atau bukan. Tapi ada lelaki berambut gondrong berjaket hitam ditangkap," imbuh lelaki asal Kota Madiun ini.
Hingga saat ini masih belum ada keterangan resmi dari kepolisian. Penangkapan ini bertepatan dengan kesiagaan aparat keamanan melakukan pengamanan kunjungan kerja Presiden SBY di Kabupaten Madiun dan Magetan pada tanggal 11 dan 12 Desember 2012.
(gik/gik)











































