Dari pengamatan detiksurabaya.com, Senin (10/12/2012), polisi bermotor itu mencoba mendesak mundur massa. Polisi juga menyisir perkampungan untuk memecah konsentrasi massa yang bergerombol.
"Mundur, mundur, tenang," kata salah satu petugas Brimob yang membawa senjata laras panjang kepada warga yang bergerombol di sekitar pemukiman warga.
Sementara selain melakukan penjagaan, beberapa petugas berpakaian preman terlihat membersihkan puing-puing pot yang hancur. Pot-pot di median tengah jalan itu hancur karena dirusak massa.
Warga pengguna jalan yang sebelumnya tertahan dan berlindung di pemukiman warga, sudah mulai memberanikan diri untuk meneruskan perjalanan ke arah Suramadu.
Pemukiman dan toko warga di sepanjang Jalan Pemuda Kaffa juga telihat tutup dan mengunci pagar. Beberapa diantaranya hanya melihat dari dalam rumah.
(iwd/fat)










































