Menurut Amirudin (30), pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor dari arah timur melintas di depan rumahnya. Tiba-tiba pelaku melemparkan bondet ke depan rumahnya, namun tidak meledak. Sesaat kemudian, pelaku kembali melemparkan bungkusan plastik, dan langsung meledak.
"Sekitar jam 3 pagi saya melihat dua orang melemparkan bungkusan dan langsung meledak," kata Amiruddin, warga Pakamban Laok.
Warga menurut Amiruddin, saat ini telah mengamankan satu bungkusan plastik yang diduga bondet. Bungkusan tersebut saat ini diamankan di belakang rumahnya karena khawatir meledak.
Warga ungkap Amiruddin, saat ini sangat resah dengan adanya teror bondet yang terjadi hampir tiap malam tersebut. Kini setiap malam
warga harus berjaga-jaga. "Tiap malam kami disini selalu berjaga gantian," ujar Darsono, kepala Dusun Pakamban Laok.
Menanggapi teror bondet yang terjadi di Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, aparat kepolisian dari Polres Sumenep turun ke lokasi untuk menyelidiki dan mangamankan bungkusan yang diduga bondet tersebut.
"Kami akan mendatangka ahlinya untuk menjinakkannya," tegas Kabag Ops Polres Sumenep Kompol Edy Purwanto.
(bdh/bdh)











































