Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, menyebutkan kecelakaan bermula saat mobil APV nopol N 352 VF yang ditumpangi 7 orang sedang dalam perjalanan ke Malang dari arah Kota Pasuruan.
Tiba di lokasi kejadian, tepatnya di Dusun Cobansari Desa Cobanblimbing Kecamatan Wonorejo, tiba-tiba APV yang dikemudikan Sukri (53) oleng dan mengarah ke jalur kanan atau jalur sebaliknya.
Saat bersamaan dari arah berlawanan (selatan ke utara), meluncur bus nopol L 7017 UJ. Brak! Tabrakan pun tidak terhindarkan karena bus dan mobil sama-sama melaju kencang. Akibatnya APV terbanting dan ringsek mengakibatkan sopir dan 2 penumpang APV tewas seketika. Sedangkan 4 penumpang lainnya terluka.
Korban tewas yakni Sopir APV, Sukri (53), Suroto (40) dan Juki (34). Sementara korban luka yakni Sihatun (66), Evi (25), Mutmainah (50) dan balita bernama Dimas (4). Semua korban tewas dan luka merupakan anggota keluarga asal Kelurahan Kepel Kecamatan Bugul Kidul Kota Pasuruan.
"Kami mau ke Malang," kata salah seorang korban luka di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyidikan kecelakaan yang merenggut 3 korban jiwa. Selain meminta keterangan penumpang APV yang selamat, sopir bus juga sudah diamankan untuk periksa secara intensif.
"Sopir bus bernama Edrus, warga Kota Pasuruan, sudah kami amankan," ujar Kapos Lantas Purwosari, Aiptu Gatot
Saat ini ke-3 jenazah berada di kamar mayat RSUD dr R Soedarsono. Sementara para korban luka masih menjalani perawatan di IGD rumah sakit yang sama. Tidak ada korban luka dari penumpang bus pariwisata.
(fat/fat)











































