Julius Ngongobulu ditahan karena terlibat aksi sweeping di PT Japfa Comfeed Sidoarjo,beberapa waktu lalu. Aksi mereka ini sempat diwarnai ketegangan dan hampir terjadi adu fisik.
"Kami meminta rekan kita Julius yang ditahan di Polres Sidoarjo ditangguhkan, seperti rekan kita Pujianto dan Doni yang ditahan di Polrestabes Surabaya," ujar Ketua FSPMI Sidoarjo Chamim Tohari di sela aksinya, Kamis (29/11/2012).
Ribuan buruh ini sebelumnya menggelar aksi di depan kantor Gubernur Jawa Timur di Jl Pahlawan, Surabaya. Selain menuntut revisi UMK 2013, mereka juga meminta dua rekannya Pujianto dan Doni ditangguhkan.
Setelah Pujianto dan Doni ditangguhkan, ribuan buruh itu bergerak menuju ke Mapolres Sidoarjo, untuk meminta penangguhan Julius. Namun, situasi sempat memanas dan hampir terjadi adu fisik antara pendemo dengan aparat kepolisian, ketika buruh hendak mendekat ke kawat berduri yang mendapatkan hadangan dari petugas.
Beberapa perwakilan buruh ditemui langsung Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki. Namun, harapan buruh untuk 'membebaskan' rekannya yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Amin satpam PT Japfa Comfeed Buduran Sidoarjo itu sementara masih belum terkabulkan.
"Pihak kepolisian belum bisa memberikan penangguhan terhadap Julius. Alasannya penyidik masih akan melakukan kajian ulang," ujarnya.
Para buruh ini mengancaman akan mendatangi Polres Sidoarjo dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi, jika Julius tidak ditangguhkan. Bahkan, mereka berjanji akan menduduki Mapolres Sidoarjo hingga Julius benar-benar ditangguhkan.
(gik/gik)











































