200 Replika candi dibuat oleh siswa-siswi kelas X, memperingati hari ulang tahun sekolahnya yang ke-21. Pembuatan replika candi tersebut juga sebagai ujian praktek mata pelajaran kesenian dan kebudayaan.
"Yang dibuat siswa-siswi ini replika candi yang ada di seluruh daerah di Indonesia," kata guru kesenian dan kebudayaan SMUN 1 Kejayan, Edy Santoso kepada wartawan, Sabtu (24/11/2012).
Tema candi sengaja dipilih dengan tujuan agar para siswa lebih tahu dan memahami sejarah bangsa. Harapannya agar generasi mendatang, lebih menghargai budanya.
"Inputnya agar generasi muda turut menjaga dan melestarikan kebudayaan bangsa," imbuh Edy.
Rata-rata untuk pengerjaan sebuah replika candi, para siswa membutuhkan waktu 3 - 4 bulan. Siswa rata-rata menggarap karyanya tersebut saat jam mata pelajaran kesenian dan kebudayaan.
"Ini saya buat 4 bulan. Saya membuatnya hanya saat jam mata pelajaran kesenian dan kebudayaan," ujar Aida (16), sambil menunjuk ke replika Candi Singosari hasil karyanya.
(fat/fat)











































