Takut Didenda 50 Juta, Pedagang Daging Sapi Rela Tak Jualan

Takut Didenda 50 Juta, Pedagang Daging Sapi Rela Tak Jualan

M. Aminuddin - detikNews
Sabtu, 24 Nov 2012 11:58 WIB
Takut Didenda 50 Juta, Pedagang Daging Sapi Rela Tak Jualan
Malang - Pedagang sapi di Kota Malang memilih tak berjualan mengikuti aksi mogok Rumah Pemotongan Hewan atau jagal sapi digelar mulai hari ini. Akibatnya, daging sapi langka di pasaran.

Dari pantauan detiksurabaya.com di Pasar Besar Malang, hampir mayoritas pedagang daging menutup lapaknya. Hanya sebagian saja yang berjualan untuk menghabiskan stok daging yang dijual hari kemarin.

Para pedagang juga mengaku nekat menutup lapak mereka karena takut dikenai denda yang sudah disepakati sebesar Rp 50 juta.

"Saya jual daging sisa kemarin, kalau sekarang tidak ada daging dari jagal. Kalau memaksa beli dari daerah lain kita didenda Rp 50 juta," terang Sukur, salah satu pedagang di Pasar Besar Malang, Sabtu (24/11/2012) siang.

Sukur pada hari ini hanya menjual daging sisa kemarin. Biasanya, dirinya bisa menghabiskan 75 kg daging sapi setiap harinya. "Saya jual Rp 80 ribu, ambil dari jagal Rp 70 ribu," ujarnya.

Hal senada dikatakan Juriyah, dirinya hanya menjual kulit kepala sapi saja, padahal dirinya banyak memiliki pelanggan daging sapi.

"Ya mau gimana lagi, kita sudah sepakat ikut mogok dengan tidak menjual daging mulai hari ini," aku Juriyah terpisah.

Sementara menurut Kabid Peternakan Dinas Pertanian Kota Malang, Yudi Broto mengakui mayoritas penjual daging tak berjualan. "Contohnya di sini (Pasar Besar,red) banyak yang tidak berjualan kan," katanya di sela-sela sidak di Pasar Besar Malang.

Yudi mengaku, ada puluhan pedagang daging berjualan di Pasar Besar Malang dengan total kebutuhan daging setiap hari mencapai 12,69 ton per harinya.

"Kalau kepala dan jerohan sampai 2,17 ton. Semua tak berjualan karena surat edaran dari jagal mogok mulai hari ini," terangnya.

Yudi mengungkapkan, sebanyak 69 ekor sapi terakhir dipotong untuk memenuhi kebutuhan daging di Kota Malang. "Padahal tiap hari kalau normal butuh 50 sampai 60 ekor sapi," ungkapnya.

Ia menambahkan, bagi konsumen bisa membeli daging di supermarket jika sangat memerlukannya, atau beralih ke daging ayam. Sebab, stok daging ayam di Kota Malang melimpah.

"Ada 16 ribu ekor ayam dipotong tiap harinya," imbuh Yudi.

(fat/fat)
Berita Terkait