Kebakaran Ludeskan Toko dan Gudang Meubel

Kebakaran Ludeskan Toko dan Gudang Meubel

Santi Rahayu - detikNews
Kamis, 22 Nov 2012 16:01 WIB
Kebakaran Ludeskan Toko dan Gudang Meubel
Lumajang - Toko Mebel Sinar Agung di Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Tompokersan ludes terbakar. Api berkobar hebat dan menjilat seluruh bagian toko sekaligus gudang di bagian belakang yang tembus ke Jalan Pierre Tendean ini.

Api yang melahap toko milik Fandi Muchtar alias Amuk ini diduga karena korsleting listrik. Dalam waktu singkat, api menjilat habis seisi toko bagian depan lalu merembet ke gudang bagian belakang yang penuh dengan perangkat mebel siap jual dan spon.

Barang-barang mudah terbakar itulah yang memicu kobaran hingga lebih hebat lagi. Akibatnya, api terus membumbung tinggi di bagian gudang belakang yang berbatasan langsung dengan pemukiman padat penduduk. Api terus berkobar hingga hampir menjilat atap rumah warga.

Kondisi inilah yang menyebabkan puluhan Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya berada di sekitar gudang belakang menjadi panik tak karuan. Warga pun segera mengeluarkan barang-barang perabot dan barang berharga miliknya dari rumah mereka ke pinggir jalan.

Salah-satu warga yang mengevakuasi barang miliknya adalah Joni Volker, warga RT-12/RW-05. Joni terpaksa mengerahkan seluruh keluarganya untuk mengevakuasi mengemasi barang-barang untuk dikeluarkan dari rumahnya.

Proses ini sempat terhambat dengan banyaknya warga yang bergerombol di sepanjang Jalan Pierre Tendean. Bahkan, warga yang jumlahnya ratusan orang juga memenuhi Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Brigjend Katamso yang kebetulan lokasi kebakaran memang terdapat di dekat perempatan jalan.

Aparat Polres Lumajang yang melakukan pengamanan dalam peristiwa kebakaran itu menutup ketiga akses jalan tersebut. Bahkan, petugas juga memasang garis polisi di perempatan agar warga tidak mendekat ke Toko Sinar Agung yang terlihat ludes di bagian depan dan belakang.

Petugas PMK sendiri cukup kewalahan mengatasi peristiwa kebakaran tersebut. 3 Unit mobil PMK yang dikerahkan ke lokasi berulang kali kehabisan air hingga menghambat proses pemadaman. Bahkan, sampai toko ludes dilahap di jago merah yang diperkirakan mengakibatkan kerugian ratusan juga, tiga pemadam sama-sama kehabisan air dan tidak satupun yang berada di lokasi.

Pemilik toko yang terlihat mengerahkan pegawainya untuk menyelamatkan sisa-sisa mebel yang tidak terbakar. Namun, jumlahnya hanya beberapa saja yang bisa diselamatkan. Meubel itu langsung diangkut dengan mengunakan pickup entah kemana. Sedangkan, ratusan set perabot dan spon dagangan di dalam toko, seluruhnya ludes.

Terkait penyebab kebakaran, polisi yang turun ke lokasi kejadian mengaku belum bisa menyimpulkannya. "Penyebabnya kami belum tahu. Yang jelas, kita fokus pemadamannya saja dulu,” kata KSPK Polres Lumajang Aiptu Koetjoro.

(iwd/iwd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini