Kecelakaan tunggal di jalur Surabaya–Malang tersebut bermula saat truk nopol W 8340 XB melaju dari arah Surabaya, tiba-tiba dikagetkan penyeberang jalan yang tiba-tiba nyelonong. Sopir pun memilih banting stir ke kanan menghindar.
Saat truk gandeng banting stir, tiba-tiba di depannya ada mobil Avanza. Untuk menghindari menabrak Avanza, sopir truk melakukan pengereman mendadak. Sialnya, saat mengerem mendadak itulah bagian belakang truk gandeng terbanding ke kiri dan masuk ke tebing sedalam 2 meter.
Saat bagian belakang truk ambruk ke tebing di sisi kiri jalan, bagian depannya ikut nyungsep. Truk gandeng yang jatuh ke tebing akhirnya menimpa rumah warga di bawah badan jalan.
Rumah tersebut mengalami rusak parah di bagian depan. Sopir truk diketahui bernama Senin (42), warga Jeruk Gamping, Krian, Sidoarjo dan keneknya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
"Sopir alami lukan ringan dan dibawa ke Puskesmas Pandaan, sedangkan keneknya dilarikan ke RSUD Bangil karena lukanya parah," kata Kanit Lantas Polsek Gempol AKP Suwarno.
Menurut, Suwarno kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.30 Wib. Hingga pukul 15.00 WIB, badan truk gandeng yang menimpa rumah warga belum dievakuasi.
(fat/fat)










































