Bahkan, beberapa diantaranya merupakan barang bukti kasus pidum yang akan disidangkan hari ini, juga ikut dibongkar pelaku.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kasus pencurian ini diketahui Rabu (21/11/2012) sekitar pukul 07.30 wib. Sejumlah staf pidsus yang baru masuk ruangan, mendapati sejumlah meja dan lacinya telah berantakan.
Kasi Pidsus Kejari Blitar Dody Saputra SH yang dikonfirmasi detiksurabaya.com menyatakan dirinya terkejut mendapat laporan dari seorang stafnya. Diduga, pelaku pencurian masuk melalui jendela samping ruangan staf pidsus.
"Ada beberapa yang hilang, diantaranya laptop berisi data kasus korupsi besar, yang sedang kita tangani," kata Dody kepada sejumlah wartawan di lokasi.
Dikonfirmasi lebih lanjut, apakah data tentang dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat, Dodi tersenyum mengangguk.
"Ada data 4 kasus korupsi besar yang akan kita limpahin, ya diantaranya melibatkan rekanan," terangnya sambil berlalu.
Dari pantauan detiksuarabaya.com, sejumlah petugas kepolisian resort Kota Blitar tampak melakukan identifikasi sidik jari di jendela dan laci meja dalam ruangan, serta memasang garis polisi di sekeliling ruangan.
Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Slamet Riadi yang dihubungi detiksurabaya.com terpisah menyatakan pihaknya masih melakukan olah TKP.
"Ya kita baru selesai olah TKP, baru nanti lidik, sementara belum ada yang kita periksa sebagai saksi," pungkasnya.
(/)










































