"Identitas yang diduga korban atas nama Suriono (46), warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, Selasa (20/11/2012).
Saat ini jasad korban masih berada di RS Bayangkara, Porong, Sidoarjo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sidik jari korban juga sudah dicocokkan dengan dokumen yang dimiliki keluarganya.
Apa yang disampaikan polisi, senada dengan apa yang dikatakan Kepala Desa Jatiarjo, Anshorullah. Menurutnya, pihak keluarga sangat yakin kalau jasad terbakar itu merupakan anggota keluarganya. Korban, sudah tidak pulang sejak beberapa hari lalu.
"Keluarga yakin bahwa yang terbakar adalah anggota keluarga," ujar Anshorullah ditemui terpisah.
Menurut dia, korban merupakan seorang suami dengan 3 anak yang sehari-hari bekerja sebagai pencari rumput. Selama ini korban dikenal baik dan tidak terlihat mempunyai masalah dengan warga sekitar.
"Setiap hari sejak pagi Pas Suriono berangkat mencari rumput. Ia punya sapi," imbuhnya.
Terkait dugaan polisi bahwa korban merupakan korban pembunuhan bermotif dendam, Anshorullah mengaku tidak punya hak menjawabnya.
"Itu kan polisi yang menentukan," pungkasnya.
Saat ditemukan, sekitar pukul 07.30 WIB, Senin (19/11/2012) kondisi korban sangat mengenaskan. Tubuhnya sudah hangus dan menyatu dengan ilalang yang terbakar. Bahkan beberapa bagian tubuh korban terpisah, sehingga petugas harus memungutinya untuk dikumpulkan.
Sebuah tali tambang tampak mengikat tubuh korban dan sebuah karung bekas bungkus beras yang ditemukan di lokasi.
Seperti diberitakan, sesosok mayat dalam kondisi hangus terbakar ditemukan di ilalang persawahan Dusun Wilo Desa Ketan Ireng Kecamatan Prigen. Mayat itu ditemukan seorang pencari rumput, Nur Awi saat ke sawah.
(fat/fat)











































