Dua korban itu yakni Hariono (40), warga Desa Sumolawang Kecamatan Puri. Hariono tertimpa tembok mengalami patah kaki kanan dan pinggulnya retak. Sementara Liwon (42), warga Kelurahan Gunung Gedangan Kecamatan Magersari, tewas mengenaskan.
"Korban meninggal mengalami pendarahan di kepala belakang. Sebab tertimpa tembok," kata Didik, petugas kamar jenazah RSUD dr Wahidin Soediro Husodo.
Menurut beberapa saksi mata, hujan deras serta angin kencang memang mengguyur Kota Mojokerto sejak pukul 13.30 WIB. Saat itu, beberapa pekerja sibuk menggarap bangunan yang akan digunakan sebagai pabrik.
Nah, saat hujan lebat turun dan angin kencang, para pekerja berhamburan turun. Meski berhasil turun, Liwon dan Hariono tetap tertimpa bangunan. Sementara beberapa pekerja lainnya berhasil kabur.
Melihat keduanya terkapar di bawah tembok, rekannya langsung membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawa Liwon tetap tak terselamatkan. Belum ada satupun polisi di lokasi maupun rumah sakit perihal kejadian ini.
(fat/fat)











































