Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, peristiwa tersebut pertama kali menimpa Fitri, siswi kelas 8 c. Tanpa sebab, remaja putri tersebut menjerit sekuatnya. Dirinya lantas menangis tanpa henti. Sesekali keluar suara raungan dari mulutnya.
Melihat anak didiknya mengalami gejala aneh, guru yang saat itu sedang mengajar mata pelajaran keterampilan langsung menghentikan kegiatan belajar mengajar. Dibantu beberapa siswa, pihak sekolah lalu mengevakuasi korban ke luar ruangan.
Namun, sesaat usai korban pertama sadarkan diri, beberapa siswi lain mengalami hal yang sama. Bukan hanya di kelas 8 c, sejumlah siswa perempuan di kelas lain juga mendadak menangis histeris. Beberapa diantaranya sambil meronta-ronta.
"Jumlahnya (yang kesurupan) antara 9 sampai 11 orang. Hampir semuanya perempuan," ujar Ardianto, seorang saksi mata kepada wartawan di lokasi.
Tentu saja, peristiwa yang terjadi begitu cepat membuat seisi kelas panik. Pihak guru pun lantas menghentikan aktivitas di kelas. Untuk mengobati para korban, pihak sekolah lantas mendatangkan paranormal setempat.
"Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kita hentikan dan para siswa dipulangkan," kata Kepala Sekolah Agus Prihono.
(fat/fat)











































