"Sejak tadi malam, sudah datang dan mengambil sampel," ujar Kapolsek Benjeng AKP Imam Syafi'i kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (14/11/2012).
Dari pengamatan detiksurabaya.com, semburan tersebut masih terus terjadi. Bahkan, tercium aroma gas dari semburan tersebut.
Petugas kepolisian dari Polsek Benjeng pun tak henti-hentinya mengimbau warga dengan mengenakan pengeras suara, agar tidak melewati garis polisi dan anyaman bambu.
Selain itu, warga yang melihat juga dilarang menyulut rokok atau menyalakan api.
Imam mengatakan, pihaknya tidak mengetahui kandungan dari semburan tersebut. Namun, diperkirakan mengandung gas metan.
"Ya belum tahu. Makanya diambil sampel untuk diuji kandungannya," jelasnya.
(bdh/bdh)











































