Dari informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, Jumat (9/11/2012), peristiwa itu berawal saat Suwito menghajar Wahyudi, bocah 10 tahun yang selama ini tinggal di rumahnya di Desa Genengan, Sanan Kulon. Wahyudi adalah teman main anaknya, Onne Hissah (8).
Warga yang mengetahui segera melerai. Namun Suwito malah kabur lalu menyandera anaknya sendiri. Bocah 8 tahun itu diancam hendak dibunuh dengan clurit yang dibawanya. Suwito nekat melakukan itu karena takut dihakimi warga.
Suwito memangku Onne sambil menhunuskan celurit di badan anaknya sendiri. Bahkan Suwito sempat menhujamkan celurit itu ke kepala, lengan serta jari Onne. Meski sudah dibujuk, namun pria yang bekerja sebagai pengamen jalanan itu bergeming.
Pada suatu kesempatan di saat Suwito lengah, warga berhasil menepis clurit itu dan melumpuhkan Suwito. Warga lain yang sudah kesal tanpa dikomando langsung menghajar Suwito. Suwito lantas diikat.
Sementara itu, kapolsek Sanan Kulon AKP Agus Fauzi yang dikonfirmasi via selulernya menjelaskan, pelaku diduga strees berat dan sedianya hendak dibawa ke RSJ lawang untuk mengetahui kondisi kejiwaannya.
"Kami masih menunggu surat pengantar dari desa dan pukesmas sebelum dibawa ke RSJ," ujar Agus.
(iwd/iwd)










































