Pesawat B737-400 registrasi PK-SUB dengan Call Sign JVA6912 milik maskapai Java Star dengan membawa 131 penumpang dan 7 kru harus dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan.
Dari 131 penumpang, 7 orang dikabarkan meninggal dunia, 1 akibat tenggelam, dan 6 meninggal di dalam pesawat.
Anda jangan salah sangka dulu. Sebab, insiden yang menimpa pesawat Java Star hanyalah simulasi sistem Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD).
"Kegiatan tersebut merupakan bagaimana cara sistem penanganan, jika terjadi kecelakaan. Sebuah pesawat sedang crash atau mendarat darurat di Bandara Internasional Juanda," kata Saryo, Humas Bandara Internasional Juanda Angkasa Pura Satu, Selasa (6/11/2012).
Saryo menjelaskan, simulasi tersebut menggambarkan jika pesawat mendarat darurat dan terbelah masuk ke sungai. Yang saat itu diketahui memasuki wilayah udara Surabaya dan terpantau mulai tidak normal oleh petugas Air Traffic Control (ATC) yang memantau pengaturan lalu lintas udara.
"Pesawat tersebut diketahui oleh petugas ATC di Radar Display Bandara Juanda. Dan pesawatnya minta melakukan pendaratan di Bandara Juanda. Dan minta supaya situasi bandara steril dari kegiatan apapun," terang Saryo.
Sementara, dalam simulasi tersebut, pihak Angkasa Pura 1 bekerja sama dengan sejumlah instansi yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur yakni RSU dr Soetomo, RSUD Sidoarjo, BASARNAS Jatim, SAR TNI AL yang juga Petugas Pemadam Kebakaran Surabaya serta Sidoarjo. Untuk tim medis Juanda di bawah koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan.
(bdh/bdh)










































