AN, nama pelaku, membobol rekening Widi melalui ATM. Kebetulan Widi saat itu lupa menarik kartu ATM nya selepas mengambil uang di mesin ATM BRI di kawasan Dieng Plaza. Hebatnya, AN bisa tahu nomor PIN ATM milik Widi.
"Karena masih anak-anak, kasus ini kita limpahkan ke unit PPA Polres Malang Kota," terang Kompol Kartono Pjs Kapolsekta Sukun, Selasa (6/11/2012).
Aksi bocah asal Gelanggang, Pakisaji, Kabupaten Malang itu terekam CCTV yang ada di dalam mesin ATM. Rekaman itulah yang membuat bocah kelas 4 SD itu tertangkap
"Aksi pelaku terekam CCTV," jelas Kartono.
Kartono mengatakan, AN sehari-hari memang sering nongkrong di sekitar tempat penarikan uang tunai tersebut. Setiap ada orang yang masuk bilik ATM, AN selalu menguntitnya. AN menunggu kesempatan adanya orang yang ceroboh yang lupa mengambil kartu ATM.
Kesempatan itu datang saat Widi mengambil uang. Mahasiswa semenster 3 itu sendiri tak tahu jika dikuntit dan diintip saat mengambil uang. Usai mengambil uang, Widi lupa menarik kembali kartu ATM meski sudah keluar dari transaksi.
Kesempatan itu tak disia-siakan AN. Begitu Widi keluar bilik, AN langsung menghambur masuk bilik ATM. Dia masukkan lagi kartu ATM Widi dan memencet tombol keyboard untuk memasukkan PIN. Nomor PIN itu sendiri diketahui AN saat mengintip Widi yang sedang melakukan pengambilan uang.
"uang tabungan korban sebesar Rp 3,2 juta ludes. Diambil smeuanya," lanjut Kartono.
Tak berselang lama, Widi yang menyadari kartu ATM nya tertinggal langsung kembali ke lokasi kejadian. Karena tak mendapati barang yang dicari, ia kemudian melapor ke polisi.
(iwd/iwd)










































