Polisi Kerja Keras Ungkap Tabir Kematian Sofie Meilany

Polisi Kerja Keras Ungkap Tabir Kematian Sofie Meilany

Bruryi Susanto - detikNews
Sabtu, 03 Nov 2012 23:21 WIB
Polisi Kerja Keras Ungkap Tabir Kematian Sofie Meilany
Sidoarjo - Polisi bekerja keras untuk mengungkap tabir kematian Sofie Meilany. Siapa yang membunuh warga Perumahan Taman Anggun Sejahtera (PERUMTAS) 3 Blok K2/ 18 Desa Kepuh Kemiri Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh suaminya itu?

Tim dari Polres Sidoarjo dan Polsek Tulangan, secara hati-hati melalukan olah tempat kejadian perkara. Suami korban, Arif Wicaksana, tidak dilibatkan karena menjalani pemeriksaan di Reskrim Polres Sidoarjo.

Informasi dihimpun detiksurabaya.com, dalam olah TKP ulang tersebut menemukan barang bukti baru. Sebuah benang berwarna juga jarum yang ada di dalam kamar korban.

"Bukti itu identik dengan benang yang masih menempel pada sarung yang ada pada korban," ujar Ketua RT 42 RW 10 Perumtas 3 Soemadi kepada sejumlah wartawan saat ditemui di rumahnya, Sabtu (3/11/2012).

Soemadi menambahkan, ketika polisi melakukan olah TKP ulang juga menemukan sebuah smartphone Blackberry Curve. "Sebenarnya ada laptop di rumah korban. Dan polisi berusaha membawanya juga untuk dijadikan barang bukti. Tapi saya melarangnya. Karena, tidak ada pemiliknya," ucapnya.

Saat diajak melakukan olah TKP oleh pihak kepolisian, Soemadi melihat ada bercak darah di lantai dan di dalam kamar korban. "Sprei tersebut juga dibawa untuk jadi barang bukti,”terangnya.

Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Andi Sinjaya, menyatakan penyidik masih terus melakukan penyelidikan. "Untuk mencari bukti baru," kata AKP Andi Sinjaya kepada sejumlah wartawan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sofie Meilany (28) dilaporkan hilang oleh suaminya, Arif Wicaksana, ke Mapolsek Tulangan, pada Kamis (1/11/2012) pagi.

Pada malam harinya, Sofie ditemukan tewas di pinggir jalan raya dekat kebun tebu di Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, dengan kondisi mengenaskan. Sekujur tubuhnya penuh luka dan wajahnya lebam hingga sulit dikenali.

Kepala korban dibungkus plastik dan meski mengenakan pakaian lengkap, tubuh korban dililiti sarung. Polisi maupun warga sempat kesulitan mengidentifikasi korban. Jenazah dipastikan Sofie, setelah suaminya melihat korban di kamar mayat RS Bhayangkara Pusdik Gasum Porong.

Sebelum ditemukan tewas, warga sempat melihat sebuah mobil warna hitam dan sepeda motor datang sebentar di rumah korban. Namun tak lama, kemudian pergi. Sebelum mobil dan motor itu datang, suami korban sudah pergi meninggalkan rumah.

Dan tak lama kemudian, Arif balik ke rumah. Dan kemudian melapor ke Polsek Tulangan bila istri tercintanya hilang, saat itu diduga telah terjadi penculikan.

(gik/gik)
Berita Terkait