"Kami berusaha memberikan perlindungan tetapi Dedi lebih memilih libur kerja," kata AKP M Nur Hidayat saat dihubungi detisurabaya.com, Rabu (31/10/2012).
Kasat Reskrim Polres Gresik itu mengatakan, perlindungan sebenarnya diberikan untuk menghindari adanya ancaman usai aksi berani yang dilakukan Dedi. Meski menolak, kata Hidayat, namun pihaknya tetap memantau. Pihaknya juga menyarankan kepada Dedi agar segera menghubungi kepolisian jika mengalami ancaman usai kejadian itu. Hidayat mengungkapkan, sampai saat ini masih belum ada ancaman terhadap Dedi.
"Sampai sekarang tidak ada ancaman dari manapun terhadap Dedi. Kemarin kita tanya ke tempatnya bekerja, yang bersangkutan tidak masuk minta istirahat," imbuh Hidayat.
Ditanya lebih lanjut, apakah Dedi mengalami trauma pasca kejadian perampokan dan penembakan yang dilakukannya setelah berhasil merebut pistol milik perampok ?
"Kemungkinan trauma tapi saya tidak berani katakan trauma atau tidak karena bukan kapasitas saya," tandas Hidayat. (ze/iwd)










































