Muhammad Siras Awaludin Iqbal (19), warga Dusun Demang Jaya Rt04/Rw01 Desa Krebet, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, itu tak diketahui jejaknya sejak Senin (29/10/2012).
Hilangnya Muhammad Siras Awaludin Iqbal ini kemudian dilaporkan rekan-rekannya ke Pos Ranupane Balai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kepala Resort Ranupane Sarmin, mengatakan, pihaknya bersama SAR, dibantu aparat keamanan mulai pagi ini akan menyisir lokasi yang diduga kuat terakhir dilalui korban. Sebab, korban dikabarkan hilang saat turun dari puncak gunung tertinggi di Pulau Jawa itu.
"Diperkirakan korban hilang antara Puncak Mahameru dan Cemoro Tunggal serta Kalimati merupakan jalur pendakian dan hari ini kita melakukan pencarian," kata Sarmin saat berbincang dalam sambungan telepon, Rabu (31/10/2012) pagi.
Menurut informasi yang dihimpun SAR Gunung Semeru menyebutkan, korban mendaki bersama 20 orang rekannya sejak Minggu (28/10/2012). Sebanyak 19 pendaki naik ke puncak, sedangkan satu orang tidak ikut naik karena sakit.
Saat perjalanan turun dari puncak, korban diketahui berjalan sendirian, sedangka semua rekannya sudah berada di tenda Kalimati. Sampai ditunggu lama hingga seharian korban juga belum sampai di titik Kalimati, rekan korban kemudian melapor ke Pos Ranupane.
Universitas Brawijaya membenarkkan jika korban hilang dalam pendakian ke Gunung Semeru tercatat sebagai mahasiswanya di Fakultas Teknik Teknologi Pertanian.
"Ya, dia mahasiswa teknik teknologi pertanian, kami dapat kabar kemarin sore," ujar Humas Universitas Brawijaya Susantinah dikonfirmasi terpisah.
(gik/gik)










































