"Secara teknis kita hanya bertugas mengamankan lokasi, karena besok pagi (hari ini) akan ada Tim Labfor dari Mabes Polri yang akan melakukan olah TKP," kata Kapolresta Madiun, AKBP Adi Derian Jayamarta, Sabtu (27/10/2012) malam.
Di rumah sewaan Agus, polisi menemukan bahan peledak di antaranya detonator dan tabung gas berisi mesiu. "Di Perumahan Puri Amarta telah dilakukan dua kali peledakan 6 detonator serta 2 tabung LPG 3 kg berisi mesiu," tambah Adi.
Satu tabung lainnya dikirim ke Mabes Polri untuk diteliti. Di rumah yang diduga memiliki bunker berisi peralatan membuat bom ini masih dipasangi garis polisi.
Bambang, warga sekitar mengakui curiga dengan aktivitas Agus sejak dua bulan terakhir. Banyak tamu tak dikenal yang berkunjung ke rumah tersebut.
"Awalnya saya pikir teman Pak Agus itu juga pekerja di perumahan. Namun sejak dilapori tetangga ada pria yang malam hari berkunjung pakai baju doreng dan membawa senapan saya mulai curiga," tutur Bambang
(gik/gik)











































