"Pelaku beraksi di rumah milik Rofik, seorang PNS di Jalan Granit Nila, Perumahan Kota Baru Driyorejo malam tadi," kata AKP M. Nur Hidayat, Sabtu (27/10/2012).
Kasat Reskrim Polres Gresik itu mengatakan, sebenarnya jumlah pelaku adalah 4 orang. Namun hanya dua yang dapat diamankan warga. Hidayat menceritakan, kejadian itu berawal saat Rofik pulang ke rumah dan langsung tidur di kamar belakang. belum lama tidur, pria 48 tahun itu terbangun karena mendengar suara mencurigakan dari kamar utama.Benar saja, saat dilongok, di dalam kamar ada pelaku dan kawan-kawannya.
"Pelaku masuk rumah dengan cara mencongkel pagar dan pintu depan," tambah Hidayat.
Segera saja Rofik berteriak 'maling' yang membuat para pelaku semburat melarikan diri. Salah seorang pelaku yang bernama Arif Farillah (27) akhirnya tertangkap dan dihajar hingga babak belur oleh warga. Seorang pelaku lain, RH (25), tertangkap saat ia sedang berpura-pura ngopi di sebuah warung kopi.
"Barang yang sempat dicuri adalah uang Rp 5 juta, 5 gram perhiasan emas dan laptop," lanjut Hidayat.
Kedua pelaku segera diserahkan ke Polsek Driyorejo. Polisi yang melihat luka Arif dan RH cukup parah membawanya ke Puskesmas Driyorejo. Tetapi oleh puskesmas Arif yang merupakan warga Manukan Kasman, Surabaya, dirujuk ke RS Anwar Medika karena lukanya yang lebih parah.
"Namun dalam perawatan, Arif meninggal dunia," tandas Hidayat.
(iwd/iwd)











































