Informasi dihimpun detiksurabaya.com mengungkapkan, pick up bernopol W 8570 H mengalami ban kiri meletus. Pick up yang dikemudikan oleh Jumbadi bersama Sunoto pemilik kambing. Saat itu mereka berdua baru saja mengambil kambing di daerah Kabupaten Lumajang sebanyak 37 ekor.
"Saat ban meletus, mobil langsung terbalik dua kali," kata Sunoto, pemilik kambing kepada detiksurabaya.com, Minggu (21/10/2012) di lokasi kejadian.
Pria 39 tahun menjelaskan, pihaknya berencana menjual kambing-kambing itu ke pasaran. Dan kini kambing itu sisa 34 ekor.
"3 Ekor kambing yang mati karena tertimpa mobilnya yang terbalik. Sisanya, masih hidup dan akan dibawa ke Kabupaten Gresik untuk dijual lagi dalam rangka Idul Qurban," tutur pria yang sehari-hari tinggal di Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, Gresik.
Meski tidak ada korban jiwa, namun pemilik mobil mengaku 3 kambingnya mati. Mereka pun bersyukur karena kondisinya baik-baik saja.
"Meski saya kehilangan 3 ekor kambing. Yang penting nyawa kita berdua selamat. Dan masih bisa berjualan kambing yang sisanya ambil di Lumajang," pungkas dia.
Dengan adanya kejadian tersebut, Jumbadi langsung mengganti roda ban kiri yang meletus. Dan diderek petugas PJR tol untuk dibawa ke pos polisi Waru.
(fat/fat)











































