Senam lalu lintas ini bertujuan mengenalkan secara dini kepada pelajar akan pentingnya tertib berlalu lintas. Apalagi selama ini angka kecelakaan sangat tinggi dan korban didominasi pelajar.
"Senam Massal Lalu Lintas ini untuk mengenalkan secara dini, kepada para pelajar untuk supaya berhati-hati saat berkendara di jalan. Selama ini bisa dipastikan setiap hari pasti ada Kecelakaan di Bojonegoro," tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Rahmat Setyadi saat dikonfirmasi detiksurabaya.com
Selain mengenalkan pentingnya berhati-hati dan harus menggunakan safety reading saat berkendara, acara yang diikuti 17.521 peserta ini untuk meraih Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia(MURI).
Menurut Manager MURI Semarang Sri Widayanti menyatakan, senam ini adalah yang terbanyak jumlahnya. Sebelumnya Polres Sukabumi-Jabar yang terbanyak, namun pagi ini bisa dikalahkan oleh Polres Bojonegoro.
"Sebelumnya Polres Sukabumi mengadakan senam lalu lintas jumlahnya sekitar 9 ribu peserta dan pagi ini Polres Bojonegoro dengan jumlah peserta 17.521 peserta," terang Sri widayanti Manager MURI Semarang di hadapan peserta.
(fat/fat)










































