Pantauan detiksurabaya.com di Kecamatan Mojosari dan Bangsal, api masih terlihat meluas ke bawah. Hingga pukul 05.00 WIB, kepulan asap terlihat di lokasi kebarakan. Namun, api sedikit padam karena hawa dingin dan embun.
Wakil Adm KPH Pasuruan, Wawan saat dikonfirmasi detiksurabaya.com mengatakan, saat ini upaya pemadaman sudah dilakukan oleh petugas Perhutani dibantu masyarakat dari Desa Kedungudi dan Seloliman di Kecamatan Trawas.
Sementara untuk di Kecamatan Ngoro, dibantu warga Desa Wotanmas Jedong dan Kunjoro Wesi. "Kita masih coba padamkan api ini agar tak merembet luas di Petak 1 ke petak lainnya," kata Wawan saat dihubungi.
Upaya pemadaman ini dilakukan dengan cara tradisional. Seperti digebyok menggunakan dedaunan basah, ditaburi pasir dan manual dengan tangan. Sebab, di ketinggian yang hampir 1.000 meter ini, sama sekali tak ada air.
"Kita upayakan api dapat segera dipadamkan. Khawatir jika mendekat ke pemukiman warga," ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan hutan di Gunung Penanggungan wilayah Trawas dan Ngoro Mojokerto, Senin (15/10/2012) malam. Api membakar semak dan pepohonan di lereng gunung yang mengalami kekeringan hebat.
Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com, kebakaran di Gunung Penanggungan ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Api membakar semak belukar dan pepohonan di atas ketinggian 800 - 900 meter dari permukaan laut.
(fat/fat)











































