"Kita terpaksa menembak tersangka, karena tembakan peringatan berkali –kali kita lakukan tidak digubris," ujar Kasatreskrim Polres Jember, AKP Makung Ismoyojati kepada detiksurabaya.com, Minggu (14/10/2012).
Makung menjelaskan, dini hari tadi, Khoiri bersama dua temannya, merampok di rumah Sai (36), di Dusu Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan. "Setelah berhasil masuk rumah, tersangka langsung memukul korban dengan linggis. Ketika korban tak berdaya, tersangka langsung mengambil uang di toko korban sebesarRp 5 juta," kata Makung.
Selanjutnya, tersangka bersama dua temannya kabur dengan berboncengan satu motor. "Piket Reskrim kami mendapat laporan dari warga, dan langsung melakukan penghadangan. Mereka berhasil kita hadang di jalan areal perkebunan jagung. Khoiri berhasil kita bekuk setelah kita tembak kakinya, sedang dua temannya berhasil kabur," tambah Makung.
Selain menahan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti uang hasil curian da motor yang dipakai tersangka. Data yang ada di kepolisian, Khoiri ternyata baru sepuluh hari lalu ke luar lapas terkait kasus serupa. "Jadi dia ini memang residivis," tegas Makung.
Mengenai korban yang sempat dipukul linggis, Makung mengatakan kondisinya kini sudah membaik. "Memang sempat dibawa ke rumah sakit. Tapi sekarang sudah membaik, bahkan sudah dibawa pulang oleh keluarganya," pungkas Makung.
(/)










































