Brankas Gudang Kapal Api Dirampok, Seorang Satpam Dibekap

Brankas Gudang Kapal Api Dirampok, Seorang Satpam Dibekap

Bruriy Susanto - detikNews
Senin, 08 Okt 2012 09:22 WIB
Brankas Gudang Kapal Api Dirampok, Seorang Satpam Dibekap
Sidoarjo - Sebuah gudang distributor kapal api di jalan by pass Krian KM 27,5 disantroni kawanan perampokan, Senin (8/10/2012). Sebuah brankas berisi uang berhasil dibawa kabur pelaku. Pelaku juga menyekap satpam gudang.

Informasi dihimpun detiksurabaya.com, kejadian itu diperkirakan pukul 01.30 WIB. Gudang saat itu dijaga 4 satpam, Sumaji, Muklas, Mario dan Pinggir. Namun Muklas dan pinggir yang saat itu berjaga di pos satpam, terlelap tidur.

Hanya Sumaji saja yang tidak tidur. Tiba-tiba Sumaji melihat seseorang masuk dengan memanjat pintu pagar terbuat dari plat besi setinggi 2,5 meter.

"Saya melihat ada orang turun dari pintu pagar. Dan saya langsung ditodong dengan pistol," kata Sumarji kepada detiksurabaya.com di lokasi kejadian.

Sumarji menambahkan, saat ditodong dengan pistol dirinya langsung digiring dibawa masuk ke pos penjagaan. Dan di pos, Sumaji melihat Pinggir tertidur lelap. Sedangkan Muklas juga tidur di sebelah pos penjagaan.

"Waktu di dalam pos satpam, mata saya langsung dilakban dan tangan diikat dengan tali," terang dia.

Sementara kondisi Sumarji diketahui rekannya bernama Mario yang berhasil meloloskan diri dari penyekapan sekitar pukul 04.00 WIB. Sumarji pun ditolong dan membangunkan 2 satpam lainnya yang tertidur. Setelah itu melapor ke Polsek Jenu.

Sedangkan petugas dari Polres Sidoarjo dan Polsek Krian masih sibuk melakukan olah TKP. Kapolsek Krian Kompol Khoirul Anam tidak menampik perampokan gudang saat dikonfirmasi.

"Memang benar ada perampokan. Dan petugas masih melakukan olah TKP. Berdasarkan keterangan dari satpam, barang yang diambil adalah brankas," kata Kompol Khoirul Anam kepada detiksurabaya.com di lokasi.

Mantan Kapolsek Balongbendo tersebut menjelaskan, bahwa yang hilang adalah sebuah brankas disimpan di dalam ruang adminitrasi. "Kita belum mengetahuai berapa isi brankas yang dibawa kabur pelaku,"pungkas mantan Wakapolsek Tanggulangin tersebut.

(fat/fat)
Berita Terkait