Korban konon dipaksa 'bergoyang' saat berada di rumah SB di Kecamatan Banyuputih. Korban yang awalnya menolak akhirnya menyerah juga, setelah termakan rayuan maut SB. Disebut-sebut, SB berjanji akan menikahi korban setelah lulus dari SMP nanti. Melihat korban pasrah, SB pun menyetubuhi sebanyak satu kali.
"Betul, laporan kasus asusila dengan korban siswi SMP itu sudah kami terima. Sekarang sudah ditangani unit PPA dan korban sudah kami mintakan visum," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, AKP Wahyudi, Rabu (3/10/2012).
Keterangan yang dihimpun, aksi tak senonoh SB terhadap gadis SMP itu berawal dari perkenalan keduanya, yang berlanjut hingga pacaran. Begitu ada kesempatan, beberapa hari lalu SB pun menjemput korban di rumahnya di kawasan pinggiran Kota Situbondo.
Saat situasi di rumah SB sepi, pelaku mengajak korban main 'kuda-kudaan'. Awalnya korban menolak, tapi pelaku tak patah arang. Dengan rayuan akan menikahi korban, dia pun berhasil menyetubuhi si gadis.
Namun aksi tak senonoh itu terbongkar, karena SB terlambat mengantar korban pulang. Hal itu membuat keluarga korban curiga dan langsung mengintrogasi si gadis begitu dia pulang.
Saat itulah korban mengaku sudah disetubuhi SB dengan janji mau dinikahi. Mendengar itu, keluarga korban tidak terima dan memilih melaporkan kejadian itu ke Mapolres Situbondo.
"Penyidik Unit PPA masih memintai keterangan saksi-saksi. Pada gilirannya terlapor juga akan diperiksa. Jika terbukti, maka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas AKP Wahyudi.
(fat/fat)










































