Sopir Angkot Tewas Saat Wisata Bareng Calon Istri

Sopir Angkot Tewas Saat Wisata Bareng Calon Istri

Ghazali Dasuqi - detikNews
Minggu, 30 Sep 2012 17:43 WIB
Situbondo - Maunya berlibur dengan mengajak calon istri berwisata, tidak tahunya malah berujung petaka. Begitulah nasib yang dialami Hariyanto (50), saat rekreasi bersama calon istri dan keluarganya di pantai wisata Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo, Minggu (30/9/2012).

Pria berprofesi sopir angkot asal Sumbersari, Jember, itu tiba-tiba meregang nyawa di tepi pantai sesaat setelah berenang dan bermain-main di pantai. Hariyanto didapati tak bernyawa dengan posisi tengkurap di pasir pantai dengan mulut berbusa. Untuk memastikan penyebab kematiannya, mayat korban langsung dilarikan ke RSU dr Abdoer Rahem, Situbondo.

"Kami ke Pasir Putih berempat dengan naik mobil bersama Pak Hariyanto sendiri, saya, keponakannya dia dan istrinya juga. Awalnya kami menolak, tapi Pak Hariyanto yang memaksa akhirnya kami ikut," tukas Riyama (45), wanita calon istri korban saat ditemui di ruang jenazah RSU Situbondo.

Menurut Riyama, rombongan berangkat dari Jember sekitar pukul 08.30 WIB dan tiba di Pasir Putih Situbondo sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu tiba, Hariyanto bersama keponakannya langsung mandi di laut. Dengan menyewa ban bekas, korban sempat bermain dan berenang-renang di pantai wisata andalan Situbondo itu. Di sela-sela berenang itu, Hariyanto sempat menepi dan mengajak Riyama ikut berenang namun wanita guru PAUD itu menolaknya.

Setelah itu Hariyanto kembali mencebur ke laut. Namun tak lama berselang korban menepi lagi dan langsung tengkurap di atas pasir di tepi pantai. Karena terlalu lama tengkurap, keluarganya curiga hingga memilih menghampiri korban. Betapa terkejutnya, setelah tubuh Hariyanto dibalik dari bagian mulutnya ternyata sudah mengeluarkan busa. Saat itu Hariyanto sudah tidak bernyawa.

"Tiga hari lalu dia (Hariyanto, red) mengeluh penyakit ginjalnya seperti mau kambuh. Katanya sama dokter disarankan tidak boleh terlalu capek. Makanya, mungkin tadi dia kecapekan sampai penyakitnya itu kambuh," imbuh Riyama.

Kanit Reskrim Polsek Bungatan, Bripka Untoro Windu mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban meski keterangan sementara korban dikenal punya penyakit ginjal yang tiga hari lalu bahkan disebut-sebut sempat kambuh.

"Tapi kepastiannya kami tetap harus menunggu hasil pemeriksaan medis dari dokter," tukas Untoro Windu.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini