Korban adalah Hasan (33), kepala gudang Dirgantara Mart Grosir bertugas menyetor uang hasil penjualan ke Bank BRI berada sekitar 2 Km dari tempat kerjanya.
Pagi itu Hasan membawa uang 200 juta dengan mengendarai motor Honda Vario 125 N 3660 CS. Dua kali dalam sehari Hasan harus menyetor uang ke BRI Perumahan Sawojajar, yakni pagi dan sore.
Saat kejadian sekitar pukul 09.00 WIB, Hasan mengambil rute mengikuti Jalan Perum Dirgantara berada tepat di belakang tempat kerjanya. Saat melintas di Jalan Dirgantara I, pengendara motor berboncengan langsung menebaskan senjata tajam ke arah tangan kirinya.
Serangan mendadak itu langsung membuat korban panik dan terjatuh dari atas motor, perampok dengan mudah membawa uang ratusan juta di dalam tas.
"Pelakunya bawa motor sport berboncengan," ujar Hasan kepada petugas saat menggelar olah tempat kejadian perkara.
Ada dugaan Hasan sudah diintai pelaku sejak berangkat dari tempat kerjanya, dua jari Hasan mengalami luka bacok akibat sabetan senjata tajam pelaku. Hingga kini aparat kepolisian sedang menyelidiki kasus perampokan ini.
"Sebentar ya, kami mintai keterangan korban dulu," ucap Kasatreskrim Polres Malang Kota AKP James Hutajulu di tempat kerja korban.
(fat/fat)











































