Nelayan tewas diketahui bernama Misun, warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar. Mayat pria 50 tahun itu ditemukan terdampar di tepi pantai Raas, Sumenep, Madura.
"Setelah dikros cek ke keluarganya, korban ternyata tidak sendirian. Dia mencari ikan bersama dua nelayan lainnya yang sekarang masih belum ditemukan," kata Kapolsek Jangkar, AKP Mardjuki kepada detiksurabaya.com, Kamis (27/9/2012).
Dua nelayan lain yang belum diketahui nasibnya adalah Sunato dan Atwi, juga warga Desa Agel, Kecamatan Jangkar. Ketiganya bertolak mencari ikan dengan menumpang perahu motor, Jumat (21/9/2012) lalu.
Diduga saat sedang mencari ikan di perairan laut Raas, Sumenep, Madura, perahu yang mereka tumpangi diterjang gelombang hingga akhirnya karam. Karena beberapa hari tidak pulang membuat keluarga ketiga nelayan itu cemas.
"Sampai akhirnya ada kabar dari aparat kepolisian disana kalau korban Misun ditemukan meninggal di tepi pantai. Jadi kuat dugaan perahu yang mereka tumpangi tenggelam di tengah laut," tukas Mardjuki.
Hingga kini, papar AKP Mardjuki, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian di Raas, Sumenep, Madura, untuk pencarian 2 nelayan yang masih hilang. Sedangkan nelayan yang meninggal akan segera dievakuasi ke Jangkar.
(fat/fat)











































