Selain truk mengalami kerusakan parah, sopir dump truk, Winoto (32) asal Desa Mojoranu, Bojonegoro juga tewas mengenaskan akibat terjepit di kabin truk yang dikemudikannya.
Menurut sejumlah warga, dump truk bernopol S 8138 UA itu mengangkut pedel hasil penambangan di desa setempat. Saat akan meninggalkan lokasi usai diisi penuh, truk tiba-tiba berjalan mundur ketika melintasi tanjakan.
"Karena as roda belakang patah, dump truk bermuatan penuh itu berjalan mundur dan tidak bisa dikendalikan oleh pengemudinya. Kemudian, truk terguling dan terperosok di lubang tambang tersebut," kata Edi, salah satu warga di lokasi kejadian.
Sopir truk yang berada di dalam tidak dapat menyelamatkan diri. Ia terjepit di dalam kabin truknya yang jatuh ke lubang tambang sedalam 8 meter itu. Akibatnya, ia tewas di lokasi kejadian dengan luka parah.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha menolong korban yang terjepit. Namun, nyawanya tetap tak terselamatkan.
"Evakuasi terhadap korban juga cukup sulit karena ia terjepit dan truk berada di dalam lubang," ujar Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Tuban Iptu Simon di lokasi kejadian.
"Setelah berhasil diangkat, korban langsung dilarikan ke kamar jenazah. Dan petugas juga melakukan olah TKP untuk memastikan semua terkait kejadian ini," tambahnya.
(fat/fat)










































