Terganggu Debu, Warga Blok Cepu Blokir Akses Proyek MCL

Terganggu Debu, Warga Blok Cepu Blokir Akses Proyek MCL

Ainur Rofiq - detikNews
Senin, 17 Sep 2012 11:21 WIB
Terganggu Debu, Warga Blok Cepu Blokir Akses Proyek MCL
Bojonegoro - Puluhan warga Dusun Sukorejo, Desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, berunjuk rasa memblokir jalur akses pembangunan lokasi proyek Engineering Processing Central (EPC) 1 yang dilaksanakan oleh PT Tripatra rekanan Mobil Cepu Limited (MCL).

Pasalnya, warga sangat terganggu dengan kegiatan pengurukan lokasi yang tidak mempedulikan polusi udara dan debu.

Aksi protes itu dilakukan warga dengan cara mendirikan tenda di tengah jalan yang selama ini dilalui ratusan dump truk pengangkut material berupa batu kapur. Akibat akses diblokir, truk-truk yang setiap hari hilir mudik itu terpaksa berhenti di sepanjang jalan.

Saidi, korlap aksi menuturkan jika keluhan warga selama ini tidak diperhatikan oleh pihak Tripatra selaku pemenang tender EPC 1. Padahal warga hanya mengeluhkan debu yang selama ini dihirup warga sekitar lokasi. Untuk itu, warga sepakat meminta kompensasi atas proyek yang sedang berlangsung saat ini.

"Kita akan tetap blokir akses ini, karena Tripatra dan MCL tidak pedulikan kami," jelas Saidi, saat dikonfirmasi detiksurabaya.com, Senin (17/9/2012).

Menurut Saidi, selama ini ada enam tuntutan yang diajukan warga kepada MCL. Diantaranya kopensasi adanya debu senilai Rp 1.500.000/KK setiap bulan selama proyek berjalan, perbaikan akses jalan warga ke sawah, kesepakatan EDBS dengan warga tentang pembebasan lahan Rp 50 juta secara tunai.

Selain itu ada juga kopensasi TPT dusun Sukorejo, pekerja di luar Desa Bonorejo tidak boleh harus warga setempat dan truck staful yang bekerja pada malam hari harus ada laporan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tripatra masih menemui warga dan melakukan upaya negosiasi.

(bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini