Dibantu warga sekitar, Yulianto yang tercatat sebagai warga Lumajang tak bisa kabur seperti aksi- aksi sebelumnya. Warga seketika mengepung sekitar lokasi membantu polisi yang melakukan pengejaran usai menodongkan pisau.
Pelaku berusaha kabur menaiki bus umum menuju Kecamatan Rambipuji. Karena banyaknya massa di lokasi, pelaku yang masih berusia 30 tahun menjadi sasaran amuk massa.
Pukulan massa yang selama ini resah membuat wajah Yulianto mengalami luka lebam. Begitu pula bagian tubuh lainnya.
"Saya tidak menduga kalau dia maling motor, padahal hampir setiap hari dia datang kesini dan kami semua tidak pernah curiga," kata Hendro, warga sekitar kepada detiksurabaya.com, Sabtu (15/9/2012).
Dengan penuh luka pelaku yang akan mengambil motor Honda Beat bernomor polisi P 6725 NN bisa ditangkap beserta kunci T dan pisau dibawa ke Polsek Kencong.
"Kalau yang dulu saya kabur naik bus ke tawangalun, motor dibawa teman saya," jelas Yulianto, di ruang pemeriksaan.
Polisi kini memburu teman pelaku dan mencari lokasi rumah yang menjadi tempat penampungan sementara barang curian, sebelum dijual ke pasaran tanpa dilengkapi dokumen resmi.
"Dari keterangan dia akan kami kembangkan termasuk mencari barang bukti yang dilakukannya dalam aksi aksi sebelumnya," Kapolsek Kencong kata AKP Ma'ruf.
(fat/fat)










































