Dua Dari 4 ABK KLM Cahaya Bunga Tewas Terdampar di Pinggir Pantai

Dua Dari 4 ABK KLM Cahaya Bunga Tewas Terdampar di Pinggir Pantai

Ahmad Rahman - detikNews
Selasa, 11 Sep 2012 13:53 WIB
Dua Dari 4 ABK KLM Cahaya Bunga Tewas Terdampar di Pinggir Pantai
Sumenep - Dua dari 4 ABK KLM Bunga Cahaya yang tenggelam dan hilang di Perairan Pulau Giliyang, Sumenep Madura, terdampar di pinggir pantai sebelah barat Giliyang Kecamatan Dungkek sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (11/9/2012).

Dua korban masing-masing bernama Busin (40) dan Sumar (38), warga Desa Tolonto Kecamatan Pasean Pamekasan. Mereka ditemukan terpisah, satu korban ditemukan di pinggir pantai sementara yang lain masih di tengah.

"Mereka ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB tadi pagi. Satu ditemukan warga terdampar di pantai, sedangkan yang satunya ditemukan di dekat tempat kejadian," kata Sunarto, salah satu keluarga korban.

Dari pantauan detiksurabaya.com, sejumlah keluarga korban yang menjemput kedua mayat di Pelabuhan Dungkek menangis. Mereka tak kuasa melihat kondisi tubuh korban yang sudah membusuk.

Sementara menurut Kabag OPS Polres Sumenep Kompol Edy Purwanto, kedua korban yang ditemukan langsung diserahkan kepada pihak keluarga, sementara dua korban lainnya masih dilakukan pencarian. Mereka Muslih (30) dan Sulik (35).

"Dua korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga dan langsung dibawa pulang, kami masih akan melanjutkan pencarian dua korban lainnya," jelas Edy Purwanto.

Sebelumnya, KLM Bunga Cahaya yang mengangkut puluhan ton garam dan mangga tujuan Banjarmasin tenggelam di Perairan Giliyang Kecamatan Dungkek Sumenep, Jatim, Minggu dini hari.

Perahu tersebut berangkat dari Pelabuhan Kalianget dengan 6 ABK, Sabtu (8/9/2012) sekitar pukul 13.00 WIB. Dari peristiwa ini 4 ABK hilang dan 2 orang lainnya selamat.Setibanya di sebelah barat Pulau Giliyang, pompa air di dalam perahu macet dan tenggelam.

(fat/fat)
Berita Terkait