Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, kejadian ini bermula saat truk trailer pengangkut kertas yang dikemudikan Suprapto warga Jemundo, Taman, Sidoarjo hendak menuju Tuban dari Surabaya. Saat itu, truk trailer ditabrak dari belakang Avanza bernopol L 1188 PN, disopiri Yono warga Desa Taman Prijek, Kecamatan Laren, Lamongan.
Salah seorang saksi mata warga setempat, Subowo mengatakan, saat kejadian Avanza menabrak truk trailer dari belakang sempat oleng ke kanan menabrak pembatas jalan dan terguling hingga beberapa kali sebelum akhirnya menabrak truk trailer.
"Avanza itu sempat oleng dan menabrak pembatas jalan," kata Subowo kepada wartawan.
Akibat kejadian ini, 2 orang tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi yang sangat parah karena korban tergencet bodi mobil. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi dibantu warga sempat kesulitan mengevakuasi korban.
Dua orang korban tewas penumpang Avanza yaitu Bakri dan Mat Subur, warga Desa Taman Prijek, Kecamatan Laren, Lamongan. Selain itu, dua 2 lainnya juga mengalami luka-luka yakni sopir Avanza, Yono dan Asroni.. Kedua korban tewas dan luka langsung di evakuasi ke RS Muhammadiyah Lamongan. Dua korban luka, yaitu
Petugas kepolisian dari Polres Lamongan, Iptu Anang mengatakan, tabrakan maut ini terjadi diduga lantaran sopir Avanza dalam keadaan mabuk berat. Pasalnya, polisi menemukan sejumlah botol miras di dalam mobil.
Saat itu, polisi sedang menyelidiki kejadian ini dan mengamankan sopir truk trailer, Suprapto, untuk dimintai keterangan. Akibat kejadian ini, jalur poros Surabaya Lamongan macet beberapa jam lantaran mobil berada di tengah badan jalan.
(fat/fat)










































