Pantauan detiksurabaya.com Pukul 01.25 Wib, Selasa (11/9/2012), ratusan warga di kedua desa yang bertikai sejak Senin (10/9/2012) Pukul 20.00 Wib itu tak lagi saling melempar batu maupun molotov.
Puluhan polisi yang membawa tameng berusaha menenangkan kedua kubu yang sempat saling menyerang lagi pada Pukul 00.52 Wib. POlisi saat itu sempat melepaskan tembakan ke udara untuk melerai.
Saat ini, polisi sibuk membersihkan sisa-sisa kericuhan. Pecahan batu dan botol yang berserakan di jalanan dibersihkan agar tidak melukai pengguna jalan.
Sedangkan warga dari kedua desa sudah mundur. Jarak mereka sudah cukup jauh, berkisar 400 meteran. Meski begitu, kedua kubu masih tetap bergerombol dengan membawa senjata seadanya.
Belum diketahui pemicu bentrokan tersebut. Namun kabar yang beredar, kedua kubu sudah menaruh dendam sejak bulan Ramadan.
Akibat bentrokan itu, dua pemuda dari Desa Tambak Rejo menderita luka bacok. Wahyudi (21) dan Rian Ainun Alfianto (20) diperiksa di Mapolsek Waru setelah mendapat pengobatan.
Kapolsek Waru Kompol Harry Poerwanto yang memimpin pengamanan di lokasi menyatakan akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.
(gik/gik)











































