PRT di Situbondo Ditemukan Tewas Ditinggal Majikan

PRT di Situbondo Ditemukan Tewas Ditinggal Majikan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 10 Sep 2012 06:14 WIB
Situbondo - Seorang pembantu rumah tangga (PRT) di Situbondo ditemukan tak bernyawa di rumah majikannya. Satini (50) terbujur kaku di kamar belakang rumah sang majikan pasangan Lukman Hakim (45) dan Maharani (42), di Jalan Anggrek Kelurahan Patokan, Situbondo.

Berbagai dugaan muncul terkait penyebab tewasnya wanita asal Kecamatan Panji, Situbondo itu. Selain terserang penyakit, juga muncul perkiraan korban kehilangan nyawanya akibat over dosis (OD) obat-obatan. Dugaan OD itu muncul karena di sekitar mayat korban polisi menemukan sejumlah obat-obatan. Namun polisi enggan berspekulasi penyebab tewasnya Satini.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter untuk memastikan penyebab meninggalnya korban. Setelah olah TKP selesai nanti mayatnya kita bawa ke rumah sakit untuk divisum. Di sekitar mayat korban memang ditemukan obat-obatan, bawang, dan pinang," kata Kapolres AKBP Erthel Stephan di lokasi kejadian, Senin (9/9/2012) dini hari.

Kabar tewasnya PRT itu mengundang perhatian warga sekitar. Mereka banyak berdatangan untuk melihat dari dekat mayat Satini yang sudah kaku di pojok kamar belakang rumah majikannya. Meski belum membusuk, saat ditemukan mayat korban sudah menebarkan aroma tak sedap.

"Kemarin sore dia masih terlihat periksa ke bu Marni, katanya sakit darah tinggi. Setelah itu dia tidak terlihat lagi," tukas Nur Aini, warga sekitar.

Keterangan yang dihimpun, sebelum ditemukan tewas Satini memang sedang tinggal sendiri di rumah mewah, yang lokasinya berada di depan RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Karena sejak tiga hari lalu, keluarga majikannya sedang pergi ke Surabaya.

Keluarga Lukman Hakim baru tiba di rumahnya lagi sekitar pukul 20.30 WIB. Begitu tiba di depan pintu gerbang, Lukman membunyikan klakson mobilnya berulang-ulang, namun Satini tidak kunjung keluar rumah untuk membukakan pintu gerbang.

"Waktu itu kami mulai curiga. Apalagi saat kami datang lampu di rumah belum dinyalakan, pintunya juga tidak dikunci," tukas Lukman Hakim.

Kecurigaan si majikan itu akhirnya terbukti. Saat masuk ke dalam rumah, anaknya yang masih berumur sekitar 6 tahun langsung mencari Satini ke kamar belakang. Si bocah yang tidak tahu pembantunya sudah meninggal sempat berusaha membangunkan. Namun, meski ditepuk berulang-ulang Satini tidak kunjung terjaga.

"Anak saya langsung memberi tahu saya. Setelah saya lihat, dia (korban, Red) ternyata sudah meninggal," timpal Maharani.

(fat/fat)
Berita Terkait