Mereka menangis histeris saat mengetahui anggota keluarganya belum ditemukan dan dinyatakan hilang saat menjadi awak KLM Bunga Cahaya. Sementara sebagian muatan KLM Bunga Cahaya berupa mangga berhasil diselamatkan seorang nelayan Giliyang bernama Dainik dan membawanya ke Pelabuhan Dungkek.
"Saya hanya bisa menolong beberapa keranjang mangga dan membawanya kesini. Sementara perahunya saya lihat tadi pecah menjadi dua dan sampai sekarang belum ada yang menolong di sebelah barat Pulau Giliyang," jelas Daini.
Sementara dari pihak terkait belum terlihat ada pencarian terhadap korban yang hilang. Keluarga korban berharap pihak terkait di Sumenep bisa membantunya melakukan pencarian terhadap anggota keluarga mereka yang hilang.
Sebelumnya, KLM Bunga Cahaya yang mengangkut puluhan ton garam dan mangga tujuan Banjarmasin tenggelam di Perairan Giliyang Kecamatan Dungkek Sumenep, Jatim, Minggu dini hari.
Perahu tersebut berangkat dari Pelabuhan Kalianget dengan 6 ABK, Sabtu (8/9/2012) sekitar pukul 13.00 WIB. Dari peristiwa ini 4 ABK hilang dan 2 orang lainnya selamat.Setibanya di sebelah barat Pulau Giliyang, pompa air di dalam perahu macet dan tenggelam Minggu dini hari.
Korban hilang yakni Sumar (38), Sulik (35), Busin (40), Muslih (30), semuanya warga Kecamatan Pasean Pamekasan. Sedangkan 2 korban selamat yakni Hamid (38) dan Tono (35).
(fat/fat)










































