"Saya datang kantor polisi untuk mengurus SIM, ternyata banyak kantornya yang tutup. Kalau tidak melayani pengurusan, baik perpanjangan maupun mengurus SIM yang baru," kata Irene Mufia ketika dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (5/9/2012).
Irene Mufia, warga Jalan Jendral Sudirman Desa Larangan Kecamatan Candi, Sidoarjo menambahkan, dirinya sudah sejak pagi datang tapi ternyata hanya bisa menemukan beberapa petugas saja. Dan para petugas sendiri tidak bisa memberikan keterangan ataupun penjelasan yang pasti.
"Banyak orang yang datang menanyakan mengenai ditutupnya pelayanan pengurusan SIM. Petugas selalu bilang kalau bahan materialnya habis. Ditutup sementara waktu, dan dipersilahkan untuk datang minggu depan," ujar perempuan 38 tahun tersebut.
Kekecewaannya tidak hanya itu, wanita kelahiran 14 September 1974 juga berusaha mengurus perpanjangan melalusi SIM Corner di Sun City Jalan Pahlawan Sidoarjo. Hasilnya juga sama. Jika di tempat tersebut tidak menerima pelayanan pelayanan perpanjangan.
"Saya juga datang di Sun City Sidoarjo, ternyata juga tutup semuanya. Hanya ada pengumuman kalau pengurusan SIM ditutup sementara waktu," ujar dia.
Karena, sudah terlanjur datang di Sun City dan ada pengumuman juga pemberitahuan mengenai pelayanan ada nomornya. Dirinya kemudian, berusaha menghubungi nomor yang ada di pengumuman.
"Saya itu juga telp ke nomor 03128859542. Tapi tidak ada jawaban ataupun yang mengangkatnya. Kemudian saya mengirim pesan sms. “kira-kira kapan pelayanan sim corner aktif lagi. Ternyata juga tidak ada balasannya hingga sore ini, mas," tegasnya.
Jika memang benar bahan material SIM untuk wilayah sidoarjo sudah habis, pihaknya tidak mau dirugikan ataupun kena denda.
"Kalau nanti mengurus perpanjangan SIM, bahannya datang lebih dari tanggal 14, saya tidak mau kena denda. Karena, itu salahnya petugas sendiri. Kenapa tidak ada pemberitahuan," pungkasnya.
Sementara Kasat Lantas Polres Sidaorjo Fahri Siregar, ketika ponselnya dihubungi detiksurabaya.com, tidak aktif. Kapolres sidoarjo AKBP Marjuki, saat ponselnya dihubungi juga tidak diangkat.
(fat/fat)











































