Memang acara haul di Solo tersebut tidak ada relevansinya dengan Pilbup di Kabupaten Pasuruan. Namun tradisi eksodus ribuan warga Pasuruan yang selalu menghadiri haul ulama yang dihormati itu dianggap akan mengancam demokrasi. Ribuan warga yang mempunyai hak pilih terancam kehilangan hak suara jika pilgub tetap dilaksanakan sesuai agenda yang ditetapkan.
"Warga Pasuruan ini kan agamis, setiap haul Habib Ali Al Habsyi di Solo sekitar 70 ribu warga eksodus ke Solo. Pilgub ini kan hari rayanya demokrasi, sangat disayangkan ribuan warga tidak bisa mengikutinya jika tetap dilaksanakan pada 3 Maret 2013," kata salah seorang ulama Pasuruan yang juga ikut mengusulkan perubahan jadwal Pilbub, KH Sonhaji Abdussomad saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Rabu (5/9/2012).
Menurut kyai yang juga Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan ini, usulan tersebut disampaikan sebagian besar ulama Pasuruan ke KPUD agar bisa menjadi pertimbangan. Bagi ribuan warga Pasuruan, lanjutnya, menghadiri haul Habib Ali Al Habsyi di Solo sudah merupakan tradisi. Bahkan, saat ini banyak diantara mereka yang sudah mepersiapkan diri untuk datang dengan cara menabung dan menyisihkan penghasilan.
"Tidak ada motivasi apapun dari usulan ini, semata-mata didasarkan pada kepentingan umat," ungkapnya sembari menjelaskan para ulama yang mengusulkan perubahan jadwal bukan hanya dari kalangan NU, tapi juga dari Muhammadiyah dan sejumlah ormas lainnya.
Ketua KPUD Kabupaten Pasuruan, Zainal Abidin mengungkapkan pihaknya menerima masukan dari sejumlah ulama untuk merevisi jadwal pelaksanaan pilbup. Namun pihaknya akan melakukan kajian dan pembahasan lebih lanjut.
Menurutnya, perubahan jadwal pilbup memang dimungkinkan untuk dilakukan. Namun untuk merubah jadwal yang telah ditetapkan, masih diperlukan persetujuan dan mendengar masukan dari berbagai pihak.
"Ada usulan dari sejumlah ulama agar jadwal pilbup dirubah. Mungkin saja merubah jadwal Pilbup yang sudah ditetapkan, namun masih diperlukan kajian dan pembahasan mendalam. Kita juga akan meminta persetujuan dan mendengar pendapat dari berbagai pihak," kata Zaenal saat dikonfirmasi terpisah.
(fat/fat)
