Setelah dimintai keterangan, 6 wanita itu diduga hendak diperdagangkan ke Sampit. Mereka yakni RA (27) dan IW (29), warga Kecamatan Muncar. ISN (36), MS (29), YM (22), asal Kecamatan Rogojampi. Korban lainnya, yakni SH (22), warga Kecamatan Sentani Timur, Jayapura.
Sedangkan pelakunya diduga adalah Kholaela (43), warga Dusun Krajan Desa Tembokreko, Muncar. Kholaela diketahui memiliki Kafe di Sampit, Kalimantan Tengah, yang dikelola bersama suaminya. Kafe milik pelaku ini disebut menyediakan minuman keras serta jasa esek-esek.
Kapolsek Muncar, Kompol Ary Murtini mengungkapkan, para korban mengaku akan dipekerjakan sebagai pelayan bagi tamu di Kafe milik pelaku. Juga sekaligus melayani tamu yang ingin berhubungan intim dengan korban. Tiap satu tamu, korban nantinya wajib setor Rp 20 ribu ke pelaku.
"Melayani tamu yang minum bir, jika ada yang minta berhubungan badan juga disuruh layani," kataAry Murtini kepada detiksurabaya.com, Rabu (5/9/2012).
Beruntung, polisi berhasil mengendus rencana jahat pelaku. Semua korban berhasil diamankan saat berkumpul di rumah pelaku. Untuk menunggu jemputan mobil Travel yang akan mengantarnya ke Bandara Juanda, Surabaya. Rencananya dari Juanda para korban akan terbang ke Sampit.
"Untuk kepentingan proses hukum, pelaku kita tahan," tandas Ary.
(fat/fat)











































