Berbagai spekulasi muncul dari beberapa tetangga penyebab ledakan yang terdengar dari radius 500 meter tersebut. Beberapa orang mengatakan ledakan karena tabung elpiji yang meledak, beberapa lagi menduga karena bondet (bom ikan).
Tidak mau spekulasi tersebut menyebar liar, pihak kepolisian segera menbantah. "Belum, belum ada kepastian," kata Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Husen kepada sejumlah wartawan yang terus mengkonfirmasi, Selasa (4/9/2012).
Dari sekilas pengamatan detiksurabaya.com di lokasi ledakan sebelum diminta menyingkir oleh polisi, kemungkinan besar yang meledak bukan tabung elpiji. Pasalnya, pasca ledakan posisi tabung elpiji 3 kg masih yang berada di dapur masih utuh. Posisinya pun masih tegak dan sama sekali tidak bergeser.
"Sudah. Kita menunggu Labfor Polda Jatim untuk memastikan penyebab ledakan," tandas Husen.
Sementara, salah seorang warga bernama Edi mengatakan, ledakan tersebut terdengar sangat keras pada jarak 500 meter. "Keras sekali ledakannya. Jarak 500 meter masih terdengar keras," kata Edi.
Akibat ledakan yang menewaskan 1 orang dan membuat 2 lainnya kritis itu, ratusan warga tampak berkerumun di sekitar rumah warga.
(bdh/bdh)










































