Pantauan detiksurabaya.com di lokasi, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB ini berawal saat tumpukan sampah yang sengaja dibakar, jaraknya hanya dua meter dari gudang barang bukti. Saat itu, kondisi angin cukup kencang dan membuat api membakar sebuah motor.
Motor yang tangkinya masih terdapat bensin, membuat api semakin membesar dan membakar tiga motor dan belasan sepedah angin lainnya. Puluhan polisi yang tengah sibuk bertugas dalam ruangan, bergegas untuk berusaha memadamkan api yang sudah membesar.
Serkamat (38), salah satu petugas Banpol yang hendak menyelamatkan barang bukti motor lainnya, mengalami luka bakar pada telapak tangan kirinya. "Motornya panas saya pegang. Tangan saya terbakar," kata Serkamat di lokasi.
Kepulan asap yang membumbung tinggi ini, membuat cemas beberapa polisi. Salah satu polisi akhirnya menghubungi pemadam kebakaran. Dua unit mobil PMK langsung menuju lokasi untuk memadamkan. Meski berhasil dipadamkan, barang bukti tetap terbakar.
Kapolres Mojokerto AKBP Eko Puji Nugroho menyatakan, kebakaran ini murni keteledoran anggotanya saat membakar sampah. Pihaknya juga menyatakan siap mengganti barang bukti milik masyarakat yang terbakar ini. Selain itu, lokasi parkir barang bukti akan direnovasi.
"Pemilik kendaraan yang terbakar akan kita panggil untuk diganti kerugian materialnya. Memang anggota kita teledor saat membakar sampah. Kita akan renovasi tempat barang bukti ini," katanya.
(bdh/bdh)











































