Pemakaman ini berlangsung khidmat meski diwarnai isak tangis. Setelah dishalati di rumah duka di Desa Pengampon Kecamatan Kabuh Jombang, jenazah kemudian dibawa dengan pengawalan anggota TNI dan Polisi. Pemakaman Kapten Sus Suyoto ini dilakukan mulai pukul 13.00 di TMP Kusuma Bangsa Jombang.
Anggota TNI AU, AD dan polisi beserta keluarganya, mengikuti uparaca pemakaman. Upacara yang dipimpin Kolonel Sus Wawan Gunawan dari Potrud Mabes TNI AU ini berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Kolonel Wawan menyampaiakn rasa bela sungkawa terhadap Kapten Suyoto yang gugur dalam tugas.
"Almarhum telah menjalankan tugas negara. Semoga apa yang dilakukannya bermanfaat bagi bangsa dan negara," kata Kolonen Wawan dalam sambutan yang diamini ratusan pentakziah.
Usai melaksanakan upacara pemakaman yang diiringi dengan satu tembakan ini, jenazah Kapten Suyoto yang berada dalam peti, dimasukkan ke liang lahat. Isak tangis keluarga besarnya saat abur bunga tak terbendung lagi. Berulangkali, istrinya, Susi Widyartini tampak shock.
Menurut Susi Widyartini, Kapten Suyoto adalah sosok kepala keluarga yang selalu ceria. Saat menjalankan tugas negara, dia tak pernah mengeluh dan selalu ceria. "Bapak sosok yang ceria. Apapun tugasnya, pasti dilakukan hingga tuntas," ungkapnya usai pemakaman.
Kapten Sus Suyoto Wasito sendiri adalah anak tunggal dari pasangan Djojo Wasito dan Suwantini. Suyoto dilahirkan di Jombang 30 Maret 1963 lalu. Karirnya di militer dimulai saat dia bersekolah di Secata 10 tahun 1980 lalu. Perwira dengan NRP 509714 ini terakhir menjabat sebagai Kasubsi Harpal Surta Subdislab Potrud Mabes TNI AU.
(fat/fat)











































