Guyon Kebablasan, Mahasiswi Situbondo Tewas Dibunuh Pacar

Guyon Kebablasan, Mahasiswi Situbondo Tewas Dibunuh Pacar

- detikNews
Sabtu, 01 Sep 2012 10:22 WIB
Situbondo - Kasus pembunuhan mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Situbondo, Azizatul Sakdiyah (22), di warung pinggir pantai tepi Jalan Raya Klatakan, Situbondo, akhirnya terkuak.

Polisi menetapkan pacar korban, Rosi (22), sebagai tersangka tunggal. Rosi yang juga mahasiswa di PTS yang sama dengan korban itu mengaku nekat membunuh ceweknya lantaran kebablasan saat bercanda. Mahasiswa semester V itu pun jadi emosi hingga tega mematahkan leher pacarnya dengan tangan kosong.

"Pengakuannya begitu, katanya guyon kebablasan akhirnya emosi. Tapi kami belum sepenuhnya percaya, makanya masih akan terus kami periksa," kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Sabtu (1/9/2012).

Sayangnya, Sunarto tidak menjelaskan secara detail guyonan Rosi dengan pacarnya tersebut. Dia hanya memaparkan, Rosi diamankan polisi dari rumahnya di Kecamatan Asembagus, Jumat (31/8/2012) malam, karena dikhawatirkan kabur. Sebab semua barang milik Rosi yang ada di tempat kosnya Jalan Basuki Rahmat, Situbondo, sudah dikemasi.

Kecurigaan makin bertambah, saat polisi menggeledah rumah Rosi. Di tempat itu, polisi menemukan HP merek Nokia mirip HP milik Azizatul Sakdiyah yang hilang saat ditemukan tewas. Hanya saja, cassing HP tersebut sudah berganti warna. Benar saja, setelah dicocokkan dengan dos dan buku HP milik korban, semua nomor seri di HP itu ternyata sama.

Awalnya, tersangka mengaku mendapatkan HP Nokia itu dengan cara membeli dari pacarnya seharga Rp 125 ribu. Namun, saat ditanyakan kapan waktu membelinya, jawaban Rosi meragukan. Rosi mengaku membeli HP tersebut pada Jumat (3/8/2012) lalu sekitar pukul 12.30 WIB.

Padahal, pada jam tersebut Azizatul Sakdiyah masih berada di rumahnya di Desa Tegal Jati, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso. Mahasiswi semester III, itu baru berangkat ke Situbondo sekitar pukul 13.00 WIB.

"Pengakuan tersangka berbelit-belit dan mbulet. Tadi malam kita periksa sampai pukul 03.00 pagi. Makanya, meski akhirnya mengakui membunuh, tapi nanti masih akan diperiksa lagi. Yang jelas, statusnya sudah dinaikkan dari saksi menjadi tersangka," tegas Sunarto.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi PTS di Situbondo dinyatakan hilang ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Mayat Azizatul Sakdiyah (22) tergeletak tanpa identitas di sebuah warung dekat pantai tepi jalur Pantura Situbondo, awal Agustus 2012 lalu. Lehernya terjerat kain kerudung yang terikat di bangku warung. Sejumlah barang bawaan korban diduga raib, antara lain sepeda motor Suzuki Smash, dua buah HP, dan sejumlah uang tunai.

(fat/fat)
Berita Terkait