Tujuh pasangan yang tertangkap tengah bobok siang itu, dua diantaranya merupakan pasangan oknum PNS Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, berinisial L (50) dan T (47).
Dari informasi yang dihimpun, Jumat (31/8/2012) L bertugas sebagai staf UPTD Dinas Pendidikan di Kecamatan Ngunut. Sedangkan sang perempuan T, diduga merupakan oknum guru SD negeri di Kecamatan Ngunut.
Pantauan detiksurabaya.com di lapangan, razia oleh belasan personel Polres Blitar Kota awalnya digelar di Hotel Herlingga Jaya. Di kamar 105, sepasang PNS ini sempat memohon kepada anggota agar dilepaskan. Bahkan L tak kuasa menahan tangis. Sementara pasangan perempuannya T terus menutup wajah dengan jaket. Dari tas milik sang perempuan, petugas menemukan stempel SDN 2 Kalangan.
Selain pasangan ini, 6 pasangan luar nikah lainya juga berhasil diamankan, diantaranya oknum petugas puskesmas di wilayah Nglegok, Kab Blitar, pasangan mahasiswa asal Kab Malang dan Bali, serta 4 pasangan luar nikah lainya.
AKP B Sugiyanto kepada detiksurabaya.com menjelaskan, razia cipta kondisi ini merupakan pengembangan kasus tertembaknya polisi di Solo, Kamis malam kemarin.
Namun, menurut kasat sabhara Polresta Blitar ini pihaknya justru mengamankan 7 pasangan luar nikah yang sedang menginap di hotel.
"Ya ada 7 pasangan yang kita jaring, dan sekarang kita mintai keterangan di satuan Reskrim Polresta Blitar," pungkasnya.
(bdh/bdh)











































