Baliho 'Narsis' Bupati Banyuwangi Diprotes Anggota Dewan

Baliho 'Narsis' Bupati Banyuwangi Diprotes Anggota Dewan

Irul Hamdani - detikNews
Kamis, 30 Agu 2012 15:54 WIB
Baliho Narsis Bupati Banyuwangi Diprotes Anggota Dewan
Banyuwangi - Baliho bergambar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, diprotes anggota DPRD setempat. Isi baliho berukuran besar yang dipasang ditiap desa di Banyuwangi itu dinilai tidak sesuai dengan kenyataan.

Baliho yang dikemas dengan ucapan selamat Hari raya Idul Fitri tersebut memuat kegiatan proyek Pemkab Banyuwangi yang diklaim sukses. Semisal perbaikan jalan baik di desa maupun di wilayah kota Banyuwangi.

Di baliho juga tertulis ucapan terima kasih dari masyarakat yang diwakili tiap pemerintah desa atas keberhasilan itu. Anehnya, hampir semua baliho memiliki pola yang sama. Terkesan memang sengaja dikondisikan. Informasi menyebutkan, baliho dibiayai dari ABPB Banyuwangi tahun 2012.

Yang paling mencolok adalah foto Bupati Anas (tanpa waki bupati) dengan pose tersenyum berpakaian gamis dan bersongkok.

Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto mengaku sudah mempertanyakan kenapa baliho itu sampai ada dan terorganisir rapi. Baliho tidak perlu ada karena sudah kewajiban pemerintah untuk mengayomi dan melayani masyarakat.

"Ada usulan dari teman-teman di DPRD untuk membuat baliho serupa," sindirnya, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (30/8/2012).

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat dikonfirmasi mengaku tidak pernah mengeluarkan perintah pembuatan atau pemasangan baliho-baliho itu.

Inisiatif pembuatan baliho (mungkin) berasal dari satuan kerja (satker) pemkab. Atau pihak kelurahan atau kantor desa masing-masing. Dan hal itu wajar adanya, karena keberhasilan pemkab juga perlu diketahui masyarakat.

"Kalau jalan rusak kita dikritik, giliran sudah diperbaiki tidak diliput," katanya saat berbincang dengan detiksurabaya.com di kantornya.

Informasi tambahan, sebelumnya baliho ukuran besar bergambar bupati Anas (tanpa wakil bupati) juga terpasang ditiap instansi pemerintah. Baliho memuat program kerja bupati itu juga wajib dipasang di sekolah dari SD hingga SMA di Banyuwangi.

(bdh/bdh)
Berita Terkait