Sikap politik itu lantaran calon wakil yang telah direkomendasi DPP itu belum menunjukkan bukti komitmennya yang telah dituangkan dalam sebuah pernyataan yang tertanggal 27 agustus 2012.
Ketua PAC PDIP Kepohbaru Mahfud menyayangkan sikap pengusaha batu bara yang hingga saat ini tidak ada komunikasi dengan internal partai.
"Kami meminta DPP melalui DPC untuk mencabutdukungan dan rekomendasi untuk Agus hariyanto di KPUD," tegasnya, Selasa (28/8/2012).
Sekretaris DPC PDIP, Mohtar Setyohadi saat dihubungi detiksurabaya.com, mengaku DPC PDIP langsung melakukan rapat pengurus harian untuk menyikapi aspirasi arus bawah.
"Kita mengusulkan kepada DPP untuk mencabut rekomendasi yang diberikan ke Agus Hariyanto. Dan arah politik PDIP selanjutnya menunggu perintah DPP," tegas Mohtar.
Mochtar menambahkan, Agus Hariyanto selama ini juga tidak bisa dihubungi ponselnya sehingga dirinya menganggap Agus hariyanto sudah tidak ada niat baik kepada PDIP.
Sementara itu secara terpisah, Wakil Sekertaris DPC PDIP Bojonegoro, Donny Setiawan saat ditemui di kantor DPC, menyatakan surat usulan untuk pencabutan rekomendasi Agus Hariyanto akan dikirim Selasa siang
ini.
"Masih menunggu tanda tangan ketua," katanya.
Sebelumnya, PDIP yang berkoalisi dengan Golkar mengusung M Thalhah-Agus Hariyanto sebagai calon bupati dan wakil bupati. M Thalhah adalah Ketua Golkar Bojonegoro yang juga pernah menjabat wakil bupati di periode Santoso.
(gik/gik)











































