Mahasiswi Situbondo Hilang Ditemukan Tewas, Sepeda Motor Amblas

Mahasiswi Situbondo Hilang Ditemukan Tewas, Sepeda Motor Amblas

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 27 Agu 2012 14:32 WIB
Situbondo - Seorang mahasiswi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Situbondo yang semula dinyatakan hilang, ditemukan dalam keadaan tak bernyawa. Mayat Azizatul Sakdiyah (22) tergeletak tanpa identitas di warung dekat pantai tepi jalur Pantura Situbondo, awal Agustus 2012.

Sejumlah barang bawaan korban diduga raib, antara lain sepeda motor Suzuki Smash, 2 buah HP dan sejumlah uang tunai. Identitas korban baru terkuak, setelah keluarganya dari Desa Tegal Jati, Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso, memastikan mayat itu adalah Azizatul Sakdiyah.

Kepastian itu setelah keluarganya mengecek semua pakaian dan barang bawaan korban yang diamankan polisi dari lokasi kejadian. Untuk mengenali korban polisi hanya menyisakan aneka barang bukti yang diamankan.

Sebab, jenazah korban sudah dikubur seminggu setelah ditemukan, karena tidak ada warga yang mengenali. Karuan saja, kedua orang tua korban yakni Buri (46) dan Ernawati (45) langsung histeris saat melihat pakaian dan barang bawaan itu sama persis dengan milik putri sulungnya.

"Aduh, benar pak itu pakaian anak saya. Saya tidak rela anak saya dibunuh. Pokoknya saya tidak rela," teriak sang ibu sembari menciumi pakaian korban di Mapolres Situbondo, Senin (27/8/2012).

Keterangan yang dihimpun, Azizatul Sakdiyah dinyatakan hilang sejak Sabtu (4/8/2012) lalu. Sejak itu, dia tidak pulang lagi ke rumahnya. Saat bersamaan, mayat korban ditemukan tergeletak tanpa identitas di warung milik Junaidah (42), di tepi jalan raya Klatakan, Kecamatan Kendit. Bagian lehernya terjerat kain kerudung yang ujungnya diikatkan pada kayu bangku warung.

"Kami benar-benar tidak tahu ada penemuan mayat di Situbondo. Makanya, selama ini kami sudah mencarinya ke berbagai tempat, tapi tidak ditemukan. Baru kemarin ada keluarga kami dari Situbondo datang silaturahmi dan mengabarkan penemuan mayat itu. Setelah kami cek ternyata benar itu Azizatul Sakdiyah," timpal kakak sepupu korban, Hafid Khairul Yadi.

Menurut Hafid, sehari sebelum dinyatakan hilang Azizatul Sakdiyah masih sempat pulang ke rumahnya di Bondowoso. Saat itu mahasiswi semester III meminta uang untuk kepentingan ujian di kampusnya. Di hari yang sama, korban kembali ke kampus dengan membawa uang tunai Rp 160 ribu, 2 buah HP, dan sepeda motor Suzuki Smash. Semua barang berharga itu diduga hilang, termasuk STNK sepeda motornya.

"Di Situbondo adik saya itu sebenarnya ngekos. Tapi beberapa hari sebelum dinyatakan hilang dia sering pulang ke rumah. Karena katanya di tempat kosnya itu uangnya sering hilang," tukas Hafid.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan, dengan terungkapnya identitas korban itu diharapkan dapat menjadi pintu bagi pihak kepolisian untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan tersebut. Saat ini pihaknya masih meminta keterangan keluarga korban untuk mendalami kebiasaan korban, termasuk hari-hari terakhir sebelum ditemukan meninggal.

"Kecurigaan pasti ada, cuma tidak bisa disampaikan sekarang. Karena semua masih sedang kami dalami," tegas Sunarto.

Sebelumnya, sesosok mayat perempuan muda tergeletak di warung dekat pantai pinggir jalan raya pantura, Situbondo, Sabtu (4/8/2012) lalu. Wanita berusia sekitar 25 tahunan itu ditemukan tengkurap di lantai tanah di bawah bangku warung milik Junaidah (42), di tepi jalan raya Dusun Gundil, Desa Klatakan Kecamatan Kendit.

(/)
Berita Terkait